Posted by : Unknown Sabtu, 15 November 2014

Pilihan Hatiku

            Pada suatu pagi hari Emily sedang  duduk sendirian di bangku Taman . Tiba-tiba ada seseorang yang tak sengaja menumpahkan air mineralnya dijaket Emily.
"Oh... Maaf" kata seorang laki-laki kepada Emily, laki-laki itu tampan,  rambutnya lurus,  mata hitamnya terlihat ada penyesalan.
 "Tak apa" jawab Emily, pipi Emily  bersemu merah,  sepertinya ia menemukan cinta pertamanya.
 "Siapa namamu ?" tanya laki-laki itu.
 "Namaku Emily "jawabnya , pipinya masih bersemu merah.
 "Namaku Bagas, " kata Bagas ramah.
 "Kamu bersekolah dimana ?" tanya Emily memberanikan diri.
 "Aku sekolah di SMPN 1 Bunga Bangsa, aku murid kelas 7 baru. "jawab Bagas .
 "Aku juga sekolah disana loh "kata Emily.
"Yang benar ? Kau akan jadi murid baru ya di kelas 7, berarti kita satu sekolahan donk" tanya Bagas.
 "Iya lah " jawab Emily .
 "Semoga kau sekelas denganku, eh...  sudah dulu ya.  Aku ada janji dengan sahabatku, sampai bertemu di sekolah " kata Bagas sambil melangkah pergi. Emily juga bergegas pulang,  sesampai di rumah,  ia memikirkan tentang kejadian itu. "Aku tak sabar menunggu saat aku masuk di SMPN 1 Geger "kata Emily  dalam hati, Emily tidur lelap di
bed covernya.

Pada keesokan harinya. Pagi-pagi masih fajar,Emily terbangun dengan mata yang sembab dan  masih ngantuk. Ia berjogging dan menghirup udara segar di luar rumah. Setelah ia keluar keringat, kemudian duduk santai di depan rumah. Setelah itu ia segera menata tempat tidur dan mandi. Ia berkata “ Ma, mana sarapannya ?”. “ Ini sayang,” jawab mama dengan membawa segelas susu dan sepiring roti. Ia cepat-cepat sarapan seperti kayak mau ngejar-ngejar maling saja. Emily berangkat sekolah di anter ayahnya. Setelah sampai di sekolah ia buru-buru mencari tempat duduk. Kemudian ada temannya yang datang , yaitu kenalan dia waktu matrikulasi. Dia bernama Nina. Emily dan Nina pun saling mengobrol dan curhat, sambil duduk di depan kelas . Emily anak kelas 7 baru yang masuk SMP N 01 Bunga Bangsa. Ia sangat senang diterima disekolah favorit dan juga senang karena, ia telah kenal Bagas temen satu SMP nya. Emily pun jadi semangat belajar dan selalu ceria dalam melakukan hal di sekolah itu. Wah happynya dia .... J

Ada pemilihan kegiatan ekstrakurikuler dan intrakurikuler.  Emily memilih untuk  menjadi anggota OSIS, mengikuti olimpiade fisika dan matematika, dan yang terakhir adalah kegiatan pramuka yang harus wajib dilakukan pada setiap jum’atnya.

Setiap hari Jum’at ia ikut ekstra pramuka.  Pada suatu saat ia sedang menerima pembelajaran dari kakak pembina pramuka. Emily didalam kelas adalah seorang ketua regu kamboja  yang telah dipilih oleh anggotanya . Emily menjalankan kegiatan sehari-harinya dengan ceria. Kebetulan juga Bagas kenalan dia ternyata sekelas sama dia. Wah langsung semangat ia menjalankan kegiatan pramuka.  Pasti,  ia gak absen kecuali sakit dan izin.

Kegiatan pramuka pertama kali pun ia lakukan dengan mengabsen anggotanya dan menariki uang tabungan setiap siswanya. Pertama kali itu, pramuka kegiatannya yaitu menyanyi. Jika ada yang salah maka dihukum berdiri di depan bangku sambil menyanyikan lagu tersebut. Ternyata Emily mempunyai kesempatan dari hukuman tersebut. Bukannya malah menghindar tapi malah mencari  kesalahan biar di hukum. Mengapakah begitu ???... . Emily ternyata ingin mencari perhatian dari pujaan hatinya. Wah-wah Emily itu konyol juga ya. Pada saat menyanyi, Emily pun ternyata salah. Kemudian ia di hukum di depan kelas berdiri sambil menyanyaikan lagu tersebut. Yang dimaksud mencari perhatian yaitu Emily ingin bertatapan mata dengan dia. Hemmm,, Emily nih aneh-aneh saja. Teng.. teng.. teng ...

Istirahat pun datang. Setelah Emily membeli jajan, ia sedang duduk di depan kelas. Tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya dari belakang.  “ Hey !!! apa kabar ?” .
 Emily pun kaget “ ya ampun, ternyata kamu ya... ngaget-ngagetin aja. Kabarku baik kok, kalau kamu ?”.  
“ ia aku Tika, kabar ku juga baik.
 Kamu tadi kenapa bengong , lagi ngelamun ya ?”. tanya tika dengan jelas.
Emily pun menjawab dengan ragu “ hehehehe, iya aku tadi lagi bengong.
” Tika pun tanya dengan canda “ kayaknya ada yang baru nih ... ?”
 Emily pun kaget,  seperti terbaca pikirannya. “ hehehehe, iya kok kamu tahu ?”  
Tika jawab “ ya taulah. Kamu aja menampakkan wajahmu yang senyum-senyum sendiri, bengong, ceria. Kayak nya kamu lagi jatuh cinta nih ?”
 Emily  jawab jujur “ iya, kamu kok tahu lagi. Iya nih gua lagi falling in love “.
Tanya Tika penasaran “ cie-cie, sama siapa tuh ?” . Di dalam hatinya. Emily gak ingin Tika tahu, ia masih merahasiakan.
 Ia pun menjawab “  adadeh, ingin tahu aja”.  Tika pun hanya membalas dengan senyuman.

Teng.. teng.. itu artinya istirahat selesai dan pramuka mau selesai dan untuk di pulangkan murid-muridnya. Pertama menyanyi lagi, do’a dan pulang. Emily pun pulang juga barengan sama pujaan hatinya. Sama-sama naik bus.

Emily pun telah datang dirumah. Emily pun bergegas-gegas  segera mandi dan mengambil air wudhu. Kemudian ia sholat ‘asar. Setelah itu pada saat Emily maen game, pujaan hatinnya sms. Emily pun merasa senang dan segera membalasnya. Tetapi, sehabis itu Emily membalas smsnya, kemudian Emily tanya dia gg jawab. Emily pun sebel sama dia, betapa cueknya dia. Maklum saja kan baru kenal sama Bagas.

Waktu senja menjelang malam pun telah datang. Suara adzan maghrib pun telah dikumandangkan. Emily pun mengambil air wudhu, kemudian sholat maghrib. Setelah selesai sholat maghrib, Emily dapat balasan dari pujaannya. Kemudian si dia minta maaf baru balas, karena tadi masih di masjid. Emily pun memakluminya, yang penting ia tetap berkomunikasi. Emily belajar dan pada jam 9 ia selasai belajar waktunya sholat isya’ dan smsan dengan Bagas. Pada jam 10 ia tidur.

Ayam pun berkokok, burung-burung berkicauan waktunya pagi telah datang. Emily pun bangun pagi, kemudian sholat subuh. Dan cepat-cepat membereskan tempat tidurnya dan mandi. Sarapan juga telah disiapkan oleh mamanya. Setelah itu dia berangkat sekolah di antar papanya “ ma, aku berangkat dulu assalamu’alaikum.” Sambil bersalaman . Mama menjawab “ wa’alaikumsalam “. Ketika Emily datang kesekolah, ia disambut sapaan dari temennya. Saya rasa Emily itu anak yang mudah bergaul dan ramah. Waktu masuk kelas, ada temennya yang manggil. “ hay Emily, kesini sebentar”.  Temennya yang bernama Rita ini menceritakan tentang cowok yang naksir Emily. Tetapi, Emily tidak mengubrisnya, lebih baik membaca-baca buku daripada bercerita tentang cowok yang naksir Emily itu. Mengapa Emily melakukan itu ?. Karena, Emily sangat sayang kepada Bagas. Pujaan hatinya yang diimpi-impikan. Tanda bel telah bunyi kemudian waktunya bahasa inggris jam pertama. Ketika guru bahasa inggrisnya menyuruh ke ruang auditorium, ternyata kelasnya bagas 7E pun juga digabung bersama kelas ku. Wah .. nyari-nyari kesempatan nih. Ketika pelajaran sudah dimulai, dan sudah diterangkan. Waktunya mengerjakan soal-soal. Selesai itu, ada yang berani menjawab berarti dapat nilai. Dan Emily pun angkat tangan, karena ia ingin menjawab dan ingin mencari-cari kesempatan dari Bagas. Ia membuktikan bahwa ia bisa dan ia pandai. Dan jawaban yang dijawab Emily pun betul. Emily pun diberi big applause dan Bagas meluncurkan senyum kepada Emily. Serasa hati Emily kayak kesamber petir. Ternyata Bagas pun juga tidak mau kalah. Dia menjawab pertanyaan selanjutnya dan benar. Emily pun membalas senyuman tadi dengan mengucapkan “wah”. Dan teman-teman yang lain juga menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Dan sayangnya waktu pelajaran ini selesai. Dan berakhir disini. Kemudian masing-masing kembali ke kelasnya.

Dan selanjutnya pelajaran-pelajaran berikutnya dan waktu pulang telah datang. Pas pulang Emily dan Tika ada yang ngalang-ngalangin  waktu ditangga. Tika bertanya “ kamu siapa, berani-beraninya meghalangi anak cewek , sok banget sih loe !”. Emily berkata sebel “ udah ayo pulang tik, tiada guna dan tiada waktu buat ngobrol sama anak gak jelas”. Sambil menggeret Tika. Emily merasa penasaran “ Emang tadi siapa, tik ?”. tika menjawab “ yang satu itu temen aku waktu SD dan satunya temen dia. Setahuku sich, satunya naksir kamu Emily. Emily menjawab “ ich apa-apaan sih kamu“. Dan Emily pun ngambek. Pas ditangga selanjutnya Emily dan Tika pun juga di halang-halangin lagi. Emily pun bertanya sambil membentak “ mau mu apa sih, gak ada kerjaan ?” . Aldo pun menjawab “ mau ku, minta nomor hp ke kamu . Kalau gak kamu kasih kamu au halang-halangin terus “. Emily berfikir andai aja ada Bagas pasti di ajak berantem deh anak kayak gini. Sayangnya mustahil. Emily menjawab “ ni no gua “ sambil menyodorkan seelembar kertas berisi nomor hp. Emily “ udah sono pergi “. Aldo “ ok thank you Emily “.

Di sore hari Emily belajar kelompok dirumah temennya. waktu Emily tanya keteman-temannya apakah temennya kenal dengan Aldo. Ternyata temannya kenal, malah salah satu dari temannya itu pacarnya. Emily pun diam tahu tentang itu. Ketika Aldo sms Emily, ia pun tidak membalasnya. Dan lama-lama Aldo telfon ke Emily. Emily pun bingung langsung aja dimatiin hp. Dan belajar kelompok itupun diteruskan.

Di malam hari pun, ada sms Bagas dan Aldo tersebut. Sms Aldo di balas oleh Emily. Ternyata Aldo menyatakan cintanya. Emily pun merasa bingung, baru saja kenal masak sudah kayak gini. Aldo dan keluarganya mempunyai rencana rekreasi ke Jogja. Aldo mengajak Emily, tetapi ia pertama-tama tidak mau. Tapi setelah dipaksa Aldo untuk ikut, Emily pun mau. Dan juga mama dan papa Emily mengizinkannya. Tetapi, berangkatnya pada waktu selesai UTS. Aldo telfon Emily lama banget sampai-sampai sms Bagas tidak terjawab. Dan pada malam hari Bagas pun sms Emily dan isinya tentang hatinya bahwa Bagas sebel sama Emily yang tidak menghargai smsnya. Tetapi Emily juga tidak mau kalah, ia menyatakan jika Bagas cuek pun berarti tidak menghargai Emily. Mereka berdua saling marahan dan saling menjauh. Mereka belum sadar.

Pagi-pagi Emily berangkat sekolah. Ada temennya bernama Syifa yang minta tolong untuk di sms pacarnya yang cuek itu. Sesaat setelah pulang sekolah Emily sms pacar Syifa dan akhirnya pacar Syifa yang bernama Pandhu itu juga naksir Emily. Uhh... malah tambah ribet. Sekarang malah Emily menjauhi Aldo dan Bagas dan malah dekat dengan Pandhu. Pacar Syifa ternyata Pandhu dan Aldo itu pun juga. Syifa berfikir bahw a kalau cowok yang ia pacarin sekarang semua suka Emily. Dan Emily pun tidak tahu mau berbuat apa. Kemudian lama-kelamaan Pandhu menyatakan cinta, bukannya Emily senang tapi malah bingung. Emily tak sanggup menyakiti temannya Syifa tersebut. Emily menjalankan kehidupan senang dengan Pandhu di bawah kesedihan Syifa. Emily melakukan itu dengan tidak sadar. Di suatu hari Bagas sms Emily dengan sangat perhatian. Emily pun heran, ni anak kesambet setan apa ya. Kemudian Aldo pun juga mau menembak Emily, yang pertamanya udah bilang ke Emily. Tapi sayangnya tidak digubris oleh Emily. Emily memang naksir cowok tetapi Emily tidak ingin berpacaran dulu karena, ingin fokus kepelajaran. Masak baru kelas 7  langsung punya pacar. Gak mungkin banget Emily mau melakukan ini. Tetapi juga tetap saja Emily memilih dan menanti Bagas.

Pada suatu saat di sekolah Emily dipilih untuk ikut Olimpiade matematika. Emily senang banget,sampai-sampai pada waktu bimbingan yang paling semangat banget katanya guru bimbingan matematika. Pada waktu pulang, Bagas mau menemani Emily sampai pulang sekolah dan selesai bimbingan diajarkan. Padahal Emily tidak mau merepotkan Bagas, tetapi gimana lagi ia tidak mau pulang sebelum Emily pulang duluan. Emily pun tidak mau menolak kebaikannya. Disaat pulang sekolah dan dari bimbingan,  ternyata Bagas mau mengantarkan Emily kerumahnya. Takutnya Emily kenapa-napa. Bagas perhatian banget. Emily menyeberang jalan saja digandeng tangannya. Maklum saja Emily kan takut menyeberang dengan jalan kaki. Pada saat setelah mereka pulang kerumahnya masing-masing, Bagas sms and chatingan dengan Emily dan membahas soal-soal matematika. Kemudian Emily pun juga dapat sms dari Pandhu dan Aldo. Pandhu tuh sms tentang mau menembak setelah Emily selesai melaksanakan Olimpiade. Sedangkan Aldo juga mau menembak setelah olimpiade pada waktu pulang sekolah. Dan pada saat Emily ngechat Bagas, Emily mempunyai pilihan untuk Bagas. Dari beberapa pilihan, dia milih ingin berpacaran. Emily pun kaget, kenapa Bagas gitu. Emily bertanya pada Bagas “ U beneran mau milih itu, gas ?”. Bagas menjawab “ ea sayank”. Emily pun heran dengan jawaban Bagas. Emily bertanya “ Apakah kamu sayang dan cinta sama aku ? “. Bagas menjawab dengan jujur “ ea sayank, aku sangat sayang dan cinta kamu”. Dan Bagas juga mau berjanji akan menembak Emily selesai ia olimpiade matematika itu dilaksanakan. Agar, Emily konsen pada olimpiade itu. Setiap hari Emily belajar dengan tekun dan giat agar memenangkan olimpiade matematika tersebut. Olimpiade dilaksanakan pada hari Sabtu.

Hari sabtu telah datang, Emily pun mau menantang olimpiade itu. Disaat-saat mengerjakan olimpiade itu Emily bingung dengan satu soal ini yang tidak ia pahami. Dia memikir-mikir sampai dalam. Ia baru ingat bahwa soal itu pernah di bahas sama Bagas dan ia pun perlahan-lahan mengerjakannya dan selesai . Tettttt... . teetttttt.... . waktu mengerjakan telah habis. Pengumuman di laksanakan setelah 2 jam kemudian. Dan dari daftar di atas Emily ternyata masuk dan meneruskan lagi dalam tingkat kabupaten. Emily bangga banget dengan itu. Dan kemudian ia pulang dan telfon Bagas menceritakan pengalamannya. Dan Bagas bangga, kemudian Bagas mengajak Emily ke tempat sesuatu. Emily dijemput Bagas dan Bagas juga pamit sama mamanya Emily. Ketika tiba ditempat tersebut. Emily di buat wah kepada Bagas. Bagas menyuruh Emily duduk dan menunggu Bagas. Ternyata Bagas mengambil bunga untuk Emily. Dan Bagas bilang “ kamu mau gak jadi pacar aku ? aku harap kamu mau menerimaku sayang !”. Emily pun menjawab “ tidak “. Bagas terkejut “ maksudnya “. Emily berkata dengan senyuman manisnya “ maksudnya tidak mau menolak. Hehe “. Dan Bagas pun duduk disamping Emily. Bagas berjanji dia akan setia pada Emily dan tidak mau menghianati dan menyakiti hatinya. Dan Emily pun juga begitu. Emily menceritakan tentang Pandhu dan Aldo. Kemudian ada telfon dari Aldo, dia menembak Emily dan yang  jawab Bagas. Bagas menjawab dengan jelas dan detail. Setelah itu Aldo kecewa dan membatalkan ajakan mau ke Jogja. Emily pun mau dengan keputusan itu. Karena, cinta itu bukan dari segi materi. Cinta itu butuh hati yang selalu menemani. Bukan kayak Aldo yang hanya basa-basi. Kemudian Bagas mengajak Emily pulang dan diantar. Setelah pulang Emily dapat sms dari Pandhu. Tentang itu lagi. Terus semua dijelaskan Emily dengan sejelas-jelasnya. Dan Pandhu mendo’akan. Semoga Emily bahagia dan berjodoh dengan Bagas.

Dihari-hari Emily menjalani kehidupan yang bahagia dengan pacar barunya yang dinanti-nanti dari sejak awal kelas 7. Itupun berbulan-bulan menantinya. Iia sangat cuek dengan Pandhu . Emily juga lupa dengan Aldo. Pada waktu hari Jum’at. Emily dibuat shock oleh temannya yang dekat rumahnya sama Pandhu ia bernama Imbi. Kata Imbi Pandhu kecelakaan dan meninggal di tabrak kijang karena mau menyelip bus. Akupun tidak percaya dengan perkataan itu. Kemudian temanku Syifa datang bertanya tentang Pandhu meninggal. Ternyata beneran, banyak orang di depan rumahnya. Emily  pun sangat menyesal apa yang telah ia perbuat ke Pandhu . Ia juga telah melukai perasaan Pandhu, dan belum minta maaf. Emily pun menangis diakhir-akhir ini. Karena penyesalan nya yang tidak menghargaai orang yang mencitainya. Hubungan Emily dengan Bagas pun selama  3 minggu kandas. Emily minta putus dan tidak ada hubungan-hubungan apapun. Penyesalan itu terasa sampai beberapa bulan. Teman-teman Emily itu menyarankan agar ia selalu bersabar. Semua milik Allah SWT pasti akan kembali padanya.


Enam bulan kemudian. Teman Emily bernama Ruli mengembalikan lagi hubungan Emily yang telah hancur. Dan pada saat itu Bagas mengajak Emily pergi ke Singapura bersama keluarga Bagas selama empat hari. Pada keesokan harinya, Emily dan keluarga Bagas pergi ke Singapura, naik pesawat  yang sebelumnya naik mobil. Di Singapura Bagas mengungkapakan bahwa Selama 6 bulan Bagas telah jujur kepada Emily bahwa ia menanti Emily dan ia masih sangat sayang. Emily tersadar percuma menyesali apa yang sudah terjadi. Maka Emily membuat lembaran baru dan lembaran lama disimpan. Bagas dan Emily sekarang telah kembali menjalin hubungan cinta. Sampai sekarang berbulan-bulan hampir setengah tahun lebih Emily berjalan dengan Bagas. Ia merasakan pahit, manis, duka, senangnya kehidupan yang ia jalani. Dan jangan pernah menanti orang yang kita sayangi sampai sakit hati dan meneteskan air mata. Karena kalau jodoh itu pasti kembali. Pilihan ada di tangan dan hati kita. Jika hati memilih suatu pilihan maka harus sanggup bertanggung jawab atas hal itu baik itu positif maupun negatif. Pilihlah pilihanmu dengan hati nurani  yang paling dalam. Karena hidup itu penuh pilihan dan tantangan.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Rizka New's Inspiration -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -